Friday, 1 August 2014

Jalan-jalan ke Selabintana

Bagi teman2 yg mudik ke Sukabumi dan merasa bosan mau jalan2 kemana, cobain deh wisata ke Selabintana. Hanya membutuhkan waktu 30 menit dari kota dengan menaik angkutan umum anda akan disuguhkan udara yang segar dan asri.   Untuk menuju kesana, dari Sukabumi kebetulan saya tinggal di jl. Siliwangi hanya perlu naik angkot warna merah jurusan Selabintana. Untuk yang dari terminal Sukabumi anda harus naik angkot warna putih no. 14 dulu kemudian turun di Jogja Dep. Store lalu dari sana bisa mencari angkot warna merah no. 10 untuk ke Selabintana.

Pada H+3 setelah Lebaran, saya dan istri saya memutuskan untuk jalan2 ke Selabintana. Kami berangkat agak siangan sekitar pukul 10 pagi (meleset 1 jam dari jadwal karena istri belum mandi sampai jam yang direncanakan). Sebelum berangkat kesana, hal yang perlu dipersiapkan adalah makanan dan minuman. Jadi, kami pun sempat berbelanja makanan dulu di market terdekat. Kemudian setelah persiapan makanan selesai, kami mulai naik angkot jurusan Selabintana. Selama perjalanan agak tersendat, mungkin karena waktu liburan jadi ternyata banyak juga yang pergi kesana. Selang 30 menit kemudian, akhirnya kami berdua sampai ditempat tujuan. Dan ternyata suasan disana dukup ramai, banyak orang2 yang membawa keluarganya mulai dari nenek, kakek, keponakan, sodara, anak, tetangga dll. Memang sih enaknya kalau pergi ke tempat rekreasi gini harus sama keluarga besar, tidak seperti kita yang berdua saja bahkan anak pun belum ada (mudah2an tahun depan sudah punya anak, amin....).

Untuk tiket masuk ke sana cukup murah hanya 5.000/org saja dan untuk angkot yang tadi saya naiki 3.000/org saja, jadi cukup murah bukan untuk liburan kali ini. Setelah memasuki Selabintana, kami mulai mencari tempat yang enak buat menikmati suasana. Oiyah, jadi di kawasan Selabintana ini ada beberapa wahana seperti water boom bagi yang mau berenang, flying fox, ayunan, atau yang mau menikmati santai sambil tidur2an ada landscape rumput yang luas dengan pepohonan yang rindang.

Setelah berjalan cukup lama sambil berkeliling, akhirnya kami memutuskan tempat yang akan menjadi tempat santai adalah di bawah suatu pohon pinus yang rindang. Temen2 ga perlu cemas bagi yang tidak membawa alas, disana ada penyewaan tikar yang siap membantu. Untuk harga sewanya 15.000 saja, mungkin bisa kurang kalau temen2 bisa menawar dan lama sewanya unlimited (sampe kita pulang).

Kemudian waktu santai pun dimulai, disana ternyata banyak sekali jajanan yang menyediakan berbagai makanan mulai dari kopi, pop mie, seblak, baso dll. Saya terakhir ke sini belum serame ini (beberapa tahun yang lalu). Istri saya teringat masa lalunya sewaktu di desa, ketika ada anak main balon sabun, dan dia pun meminta saya untuk membelikan balon sabun itu. Bagi anda yang merasa ternostagila sewaktu kecil dengan balon yg terbuat dari sabun, maka belilah harganya cuma 3.000 saja (harga naik setelah esok hari...). Dengan mata yang berbinar-binar, istri saya memaikan balon sabun itu dan saya terlupakan sejenak.

Hal yang menyenangkan pada liburan kali ini adalah tidur. Ternyata tidur di bawah pohon yang rindang dan suasana yang sejuk cukup menggoda mata ini untuk terlelap. Dan benar saja saya agak tertidur sesaat.

Setelah hari menunjukkan siang, kami pulang karena sudah laper sih intinya. Demikianlah sekilas info mengenai liburan H+3 lebaran kali ini. Jadi yang merasa tertarik dan mau liburan bersama keluarga coba deh tempat ini.

Salam 5 jari...

No comments:

Post a Comment